+62 852-5973-8752 info@pedulibencana.com

Kini, Giliran Warga Pesisir Pantai Tawaeli Menanti

  • Home / Cerita Santri / Kini, Giliran Warga…
Kini, Giliran Warga Pesisir Pantai Tawaeli Menanti

Kini, Giliran Warga Pesisir Pantai Tawaeli Menanti

Puing-puing bangunan dan reruntuhan rumah sampai hari ini Kamis, 8 November 2018, masih jelas terlihat di pesisir pantai Tawaeli, hampir tak tersisa satupun rumah. Sejak gempa dan tsunami melanda Palu dan sekitarnya, pesisir ini belum tersentuh tim-tim pembersihan lokasi dan alat berat.

Jika melewati poros trans sulawesi, lokasi pesisir ini tak terlihat karena berada di radius 500 m dari jalan raya sehingga tertutupi dengan rumah dan beberapa unit perkantoran di depannya.

Kemanakah pemilik rumah-rumah hancur tersebut ? Ternyata sebagian mereka mengungsi di lapangan Tawaeli dan sebagian lagi tersebar di lahan-lahan kosong Desa Mesilo dan Desa Baiya. Begitu miris melihat tenda-tenda mereka yang sebulan lebih berlalu telah rusak termakan cuaca panas dan dingin.

Khaedar (46) adalah salah satu pemuda di Desa Mesilo yang peduli dengan kampungnya, menghubungi tim peduli bencana di Rumbel Utsman bin Affan guna menyampaikan keprihatinannya. Khaedar menuturkan bahwa kondisi pengungsi di kampungnya masih memprihatinkan, bantuan tidak selancar yang diharapkan, sehingga sebagian mereka harus berkeliling ke posko-posko relawan guna mengharap belas kasih . Ada sedikit masalah pendataan pengungsi di daerah perbatasan desa Mesilo dan Baiya. Keberadaan mereka di daerah perbatasan sedikit menyulitkan tim pendataan dari Desa.

Hasil survey langsung Tim Peduli Bencana ke lokasi menunjukkan bahwa kondisi pengungsian di Tawaeli memang membutuhkan perhatian. Sebanyak 35 KK tersebar di perbatasan desa dan 93 KK terkumpul di lapangan Tawaeli. Diantara yang segera mereka butuhkan selain sembako, susu dan popok bayi, juga kebutuhan tenda pengganti dan genset untuk masjid dikarenakan masih sering terjadi pemadaman listrik.

Alhamdulillah ketika survey, tim telah sigap dengan 35 paket sembako di mobil sehingga penyaluran bantuan untuk sembako, susu dan popok bayi dapat langsung terealisasi. Ucapan terima kasih nyaring terdengar dari bapak-bapak dan ibu-ibu yang berkumpul. Harapan tambahan mereka tim peduli bencana bisa menghidupkan Taman Pengajian Al Qur’an (TPA) dan menyempatkan khobah jumat di masjid desa Mesilo.

Ikuti update informasi dan programnya melalui:

Channel Telegram: https://t.me/pedulibencana
Official Website: https://pedulibencana.com
Twitter: @peduli_bencana
Email:info@pedulibencana.com

Contact Person:
▪️+62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
▪️+62 857-5736-6967 (Wil. Palu)
▪️+62 812-2733-7626 (Wil. Palu)
▪️+62 852-5973-8752 (Umum)

#pedulilombok
#pedulipalu

Leave a Reply

E-posta hesabınız yayımlanmayacak. Gerekli alanlar * ile işaretlenmişlerdir

%d blogcu bunu beğendi: