+62 852-5973-8752 info@pedulibencana.com

Program Huntara dan MCK Segera Dimulai di Paniis serta Tanjung Lame

  • Home / Informasi / Program Huntara dan…
Program Huntara dan MCK Segera Dimulai di Paniis serta Tanjung Lame

Program Huntara dan MCK Segera Dimulai di Paniis serta Tanjung Lame

Kunjungan Tim Peduli Bencana (TPB) ke lokasi terdampak tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Banten, memasuki babak baru.

Program pembangunan hunian sementara (huntara) dan pembuatan saranan mandi, cuci, kakus (MCK) akan segera dimulai.

Selasa-Rabu (5-6/3), tim melakukan survei persiapan bantuan huntara dan MCK di dua lokasi Kecamatan Sumur. Pertama, Kampung Paniis, Desa Taman Jaya. Kedua, Kampung Tanjung Lame, Desa Ujung Jaya. Tempat ini merupakan pemukiman terujung yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Sarang badak Jawa dan aneka hewan lainnya.

Prioritas pembangunan huntara di Paniis, Insyallah akan diberikan pertama kali ke dua warga: Acho (40) dan Atap (60). Menurut Ketua RW setempat, Kiwong, Acho dan Atap termasuk dua warga yang rumahnya hancur total tersapu tsunami. Sehingga berhak mendapat bantuan pembangunan rumah.

TPB sempat mengunjungi Acho dan Atap di ketinggian. Mereka masih menjadi pengungsi dan tinggal di tenda terpal buatan relawan.

Sementara pembangunan MCK akan dilakukan di sebuah tanah di tengah pemukiman warga. Pemilik tanah sudah mengizinkan pendirian MCK di lokasi tersebut.

Tim yang membawa ahli bangunan, Abu Farhan asal Kebumen, meninjau langsung lokasi untuk MCK. Dalam waktu dekat proses pembangunannya Insyaallah dimulai.

Dari Paniis, tim bergerak ke Tanjung Lame. Hujan setia mengiringi. Angin menyambut penuh kejutan. Maklum saja, Tanjung Lame adalah kampung pesisir. Dua warganya meninggal dihantam tsunami.

Tim diterima sesepuh masyarakat Tanjung Lame, H Wasyim (60). Kami sempat berbincang di rumah seorang warga sambil membagikan perlengkapan salat (baju takwa dan mukena).

Hasil perbincangan, warga Tanjung Lame amat membutuhkan sarana MCK. Ditambah pengadaan sumur bor sebagai sumber air.

Pak Wasyim sendiri telah menyediakan sebidang tanah miliknya. Guna dijadikan tempat pembangunan MCK warga.

“Warga kami membutuhkan MCK. Karena sarana tersebut belum banyak di kampung ini. Sebagian rumah warga memang belum dilengkapi sarana MCK,”

bebernya.

Hujan masih mengguyur. Kami meninggalkan Tanjung Lame yang jauuuuhh itu sekitar pukul 14.00 WIB.

Jalan rusak berkubang dan bergelombang kembali kami lalui. Penuh ketabahan dan memohon kelancaran dari Allah, jadi harapan tujuh anggota tim yang ke lapangan hari itu.

Semoga Allah mencatatnya sebagai amal ibadah yang bisa kami tuai pahalanya di akhirat nanti.

Semoga Allah melipatgandakan balasan kebaikan bagi setiap muslim yang ambil bagian menolong saudaranya yang kesusahan.

Tetap semangat! Ikuti reportase giat TPB selanjutnya.. Allahuakbar..

Ikuti update informasi dan programnya melalui:

Channel Telegram: https://t.me/pedulibencana
Official Website: https://pedulibencana.com
Twitter: @peduli_bencana
Email:info@pedulibencana.com

Contact Person:
▪️+62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
▪️+62 812-4147-7594 (Wil. Palu)
▪️+62 852-5973-8752 (Umum)

#pedulilombok
#pedulipalu

Leave a Reply

Deine E-Mail-Adresse wird nicht veröffentlicht. Erforderliche Felder sind mit * markiert.

%d Bloggern gefällt das: