+62 852-5973-8752 [email protected]

KAMI TERCENGANG, 3 KK HIDUP DI KANDANG

  • Home / Cerita Santri / KAMI TERCENGANG, 3…
KAMI TERCENGANG, 3 KK HIDUP DI KANDANG

KAMI TERCENGANG, 3 KK HIDUP DI KANDANG

Tim Peduli Bencana coba menelusuri. Keberadaan pengungsi di Palu yang tinggal di kandang bebek.

Berikut laporan Tim Peduli Bencana, Indra, dari Palu:

Bermula dari sebuah portal berita. Liputan Jum’at (2/11), kisah pengungsi Palu, yang sebulan tinggal di kandang bebek.

Fakta ini menggerakkan Tim Peduli Bencana untuk menginvestigasi, Selasa (6/11). Di Desa Watubula, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulteng.

Pantauan tim di lapangan menguatkan kebenaran berita tersebut. Keadaannya terlihat miris. Berkumpul tiga KK dengan hubungan kekerabatan.

Sebagian mereka berasal dari Dolo. Rumah mereka hancur. Sebagian lagi dari Lindu.
Terdiri dari delapan orang: lima lansia, dua dewasa, satu bayi. Ibu Yuliana (56), Pak Lasi (76) dan Ibu Lea (60) dari Lindu.

Warga yang bersama Nasrani ini di siang hari tinggal di kandang bebek. Adapun tenda digunakan untuk tidur malam.

Karena tenda terbatas, sebagian mereka tetap tinggal di kandang bebek pada malam hari.

šŸ“ Kondisi seputar kandang bebek:

1. Meteran listrik lepas. (untuk aktifkan mesin air).
2. Mengambil air dari kuala (sungai) yang berjarak 100 meter dengan jalur yang sulit.
3. Tenda kecil hanya cukup satu KK. Sehingga yang lainnya masih di kandang bebek.
4. MCK masih ada, bagian dari rumah runtuh.

šŸŒ Kebutuhan:

1. Selimut
2. Susu bayi 1+
3. Tenda
4. Sembako
5. Pemasangan ulang meteran listrik.

šŸš˜ Semoga bantuan yang diberikan oleh Tim Peduli Bencana ini mengurangi derita mereka. Amiin.

šŸŒ Ikuti update informasi dan programnya melalui:

āœ… Channel Telegram:
https://t.me/pedulibencana

āœ… Official Website:

Website Resmi Peduli Bencana

āœ… Twitter:
(@peduli_bencana): https://twitter.com/peduli_bencana

āœ… Email:
[email protected]

āœ… Contact Person:
ā–Ŗ+62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
ā–Ŗ+62 812-4147-7594 (Wil. Palu)
ā–Ŗ+62 852-5973-8752 (Umum)

#pedulilombok
#pedulipalu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: