+62 852-5973-8752 info@pedulibencana.com

Warga Rindu Bimbingan Ilmu Agama

  • Home / Cerita Santri / Warga Rindu Bimbingan…
Warga Rindu Bimbingan Ilmu Agama

Warga Rindu Bimbingan Ilmu Agama

Setelah menyambangi Desa Lende Tovea, Senin siang (19/11) Tim Peduli Bencana langsung mengunjungi ke desa tetangganya, yaitu Desa Dampal, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.

Perjalanan ini adalah salah satu bentuk penunaian janji kami yang sebelumnya telah terjadi kesepakatan antara Tim Peduli Bencana dengan Ibu Nursyam selaku kordinator posko pengungsi di Dusun Tiga.

Tim Peduli Bencana kala itu diminta untuk memberikan ceramah singkat di salah satu masjid di Desa Dampal setelah shalat ashar.

Rencana hanyalah sebuah rencana, di tengah perjalanan, kendaraan yang kami tumpangi mengalami sedikit hambatan. Tiba-tiba saja rem mobil bermasalah, sehingga kami terpaksa menepi ke sebuah bengkel di Desa Tompe agar rem bisa diperbaiki terlebih dahulu.

Tidak berselang lama, Ibu Nursyam menghubungi kami bahwa masyarakat dan jamaah masjid sudah berkumpul dan siap untuk mengikuti acara ceramah. Alhamdulillah, dengan kemudahan dari Allah, acara ceramah agama sore itu bisa berlangsung dengan lancar, dan dihadiri sekitar 40 jamaah.

Ceramah ringkas yang hanya berlangsung sekitar 30 menit tersebut, di bawakan oleh Ustadz Muhammad (40) yang berasal dari Kota Klaten, Jawa Tengah. Beliau menjelaskan tentang keutamaan sifat sabar dan bersyukur di kala susah maupun senang.

Setelah acara ceramah selesai, Tim Peduli Bencana kembali ke posko pengungsian, dan membagikan 20 paket sembako yang diterima terlebih dahulu oleh ketua RT kemudian warga setempat lainnya.

Di tengah acara pembagian sembako, kami menanyakan pula kepada Pak RT tentang kesiapan lokasi dan bantuan tenaga kerja dari masyarakat setempat untuk proyek pembangunan MCK kelak, alhamdulillah, Pak RT menyambut baik rencana itu dan menegaskan bahwa warganya siap kapanpun jika dibutuhkan.

Ketika acara usai, Tim Peduli Bencana hendak berpamitan. Tak disangka, kami diminta untuk tidak meninggalkan tempat dahulu.

Tim Peduli Bencana ditahan dan diminta untuk memberikan waktunya sebentar dalam rangka mencicipi kue buatan ibu-ibu yg berada di posko pengungsian.

Maka kami pun masuk ke dalam tenda dan ternyata kue yg dimaksud adalah kue tetu. Kue ini adalah salah satu kue kesukaan kami. Walhamdulillah, sajian istimewa di acara yang istimewa.

Ikuti update informasi dan programnya melalui:

Channel Telegram: https://t.me/pedulibencana
Official Website: https://pedulibencana.com
Twitter: @peduli_bencana
Email:info@pedulibencana.com

Contact Person:
▪️+62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
▪️+62 857-5736-6967 (Wil. Palu)
▪️+62 812-2733-7626 (Wil. Palu)
▪️+62 852-5973-8752 (Umum)

#pedulilombok
#pedulipalu

Leave a Reply

Ihre E-Mail-Adresse wird nicht veröffentlicht. Erforderliche Felder sind mit * markiert.

%d Bloggern gefällt das: