+62 852-5973-8752 info@pedulibencana.com

Tidak Ada Daya dan Kekuatan Kecuali dari Allah

  • Home / Cerita Santri / Tidak Ada Daya…
Tidak Ada Daya dan Kekuatan Kecuali dari Allah

Tidak Ada Daya dan Kekuatan Kecuali dari Allah

Jika bencana sudah tiba, tidak ada kekuatan apapun yang mampu menolaknya. Sekuat atau secanggih apapun alatnya, tidak akan ada yang mampu mencegahnya. Demikian juga kehidupan dan kematian. Jika sudah tiba waktunya, tidak ada yang bisa menunda atau mengajukannya. Laa haulaa wa laa quwwata illa billah.

Satu Keluarga Selamat dari Terjangan Tsunami Palu

Keselamatan adalah dari Allah. Pertolongan hanyalah milik Allah pula. Di antara yang Allah selamatkan saat bencana tsunami di Palu adalah keluarga Rizal. Mereka tinggal di pinggir pantai Talise. Pantai yang menjadi pintu masuk tsunami pada Jum’at lalu (28/9).

Rizal tinggal bersama kedua orang tua: Baso Aminudin (60) dan Nurlia (50). Adapula kakak perempuan, Hariyanti (37) dan tiga keponakan.
Mereka tinggal di rumah semi permanen. Terletak di pinggir jalan tepi pantai Talise.

Kala gempa mengguncang, Rizal dan keluarganya berhamburan keluar rumah. Hariyanti berlari sambil menggendong bayinya, Abil (4 bulan). Tak terkecuali orang tuanya. Semua tunggang-langgang mencari tempat aman. Di tengah suasana yang sangat kacau dan menakutkan.

Haryanti dan Bayinya Tergulung Ombak Tsunami

Ayah Rizal teringat dua cucu, Ardi (6 ) dan Devi (8). Keduanya masih di dalam rumah. Sang kakek menempuh risiko. Ia kembali ke rumah. Akan tetapi gelombang tsunami begitu cepat datang, namun ia belum sempat mereka berlari ke tempat aman. Gelombang tsunami keburu menyapu. Mereka semua terguling-guling digulung ombak. Termasuk Haryanti dan bayinya.

Begitu kuat terpaan tsunami. Rumah panggung tetangga yang terbuat dari kayu ambruk. Gulungan ombak menimpa bagian rumah mereka.
Abil, bayi empat bulan itu terlepas dari gendongan ibunya, karena ikut tergulung ombak.

Setelah hantaman ombak reda. Penuh kecemasan dan kesedihan, Hariyanti mencari bayinya di kegelapan malam. Tapi tidak ditemukan.

Sedih, cemas, takut dan segudang perasaan duka menyergap Hariyanti. Sulit ia mengungkapkan perasaan saat itu. Dalam pikirannya, terbayang si bayi tidak selamat. (Bersambung)

Ikuti update informasi dan programnya melalui:

Channel Telegram: https://t.me/pedulibencana
Official Website: https://pedulibencana.com
Twitter: @peduli_bencana
Email: pedulibencana2018@gmail.com

Contact Person:
▪+62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
▪+62 857-5736-6967 (Wil. Palu)
▪+62 812-2733-7626 (Wil. Palu)
▪+62 852-5973-8752 (Umum)

#pedulilombok
#pedulipalu

Leave a Reply

Ihre E-Mail-Adresse wird nicht veröffentlicht. Erforderliche Felder sind mit * markiert.

%d Bloggern gefällt das: