+62 852-5973-8752 info@pedulibencana.com

BERDERMA TANPA DIMINTA

  • Home / Cerita Santri / BERDERMA TANPA DIMINTA
BERDERMA TANPA DIMINTA

BERDERMA TANPA DIMINTA

Ahlussunnah di daerah Temanggung dan sekitarnya menggalang kepedulian untuk korban bencana. Lokasi mereka memang jauh dari daerah yang ditimpa bencana. Akan tetapi, aroma kesedihan dan musibah tercium sangat dekat. Informasi dari teknologi terkini, tak putus memberi gambaran kondisi para korban bencana.

Baca Juga: Barak Pengungsian Lapangan Vatulemo

Menanggapi hal tersebut, maka para ustadz kami, guru-guru kami segera bermusyawarah dan memberikan tausiah. Menghasung agar kami peduli terhadap saudara-saudara kami, kaum muslimin yang ditimpa musibah bencana.

Hendaknya, kami menyisihkan sebagian rezeki untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kami.

Maka, mulailah disebar informasi penggalangan dana melalui media sosial grup-grup WA. Ditunjuk koordinator lapangan (korlap) masing-masing daerah yang tersebar di wilayah Kabupaten Temanggung. Alhamdulillah, sampai saat ini telah terkumpul dana mencapai Rp. 19 jutaan. Insyaa Allah dana akan disalurkan ke rekening program Peduli Bencana. Sebagian dana disisihkan untuk pemberangkatan beberapa relawan santri Pondok Pesantren Darul Atsar yang berlokasi di kecamatan Kedu, Temanggung, insyaa Allah.

✍ Anak TK tak ingin ketinggalan yang dewasa

Dikisahkan oleh salah satu orang tua murid Tarbiyatul Aulad (TK). Ketika buah hatinya pulang dari sekolah menyampaikan, “Abi, minta uang untuk bayar (sumbangan) Lombok dan Palu.”

Maasyaa Allah, anak-anak yang masih lugu dan polos. Mereka belum mengerti apa yang telah terjadi. Namun tetap semangat untuk bersedekah. Dan mereka mengambil uang tabungan mereka sendiri yang selama ini ditabung. Bukan uang dari orang tua mereka. Mudah-mudahan ini tarbiyah sejak dini. Mengajarkan anak agar tidak pelit dan mengajari untuk terbiasa bersedekah.

🏡 Uang Perabot Rumah Tangga untuk Korban Bencana

Ada lagi kisah, seorang muslimah yang telah berkeluarga yang mempunyai beberapa anak. Ia ingin membeli suatu kebutuhan perabotan keluarga. Keinginan tersebut telah terpendam bertahun-tahun. Ia mengidamkan perabotan untuk melengkapi fasilitas rumah. Perabotan tersebut tentunya untuk melancarkan kegiatan rumah tangga yang selama ini dirasakannya berjalan kurang lancar.

Uang yang disisihkan sudah lama tersimpan. Tinggal tunggu waktu membelinya. Bahkan, perabotan yang akan dibeli telah disurvei harganya. Telah dibandingkan dari penjual satu ke penjual lain. Nah, ketika telah sampai keputusan akan membelinya, sampailah kabar berita musibah di pulau Lombok. Dan, para ustadz menganjurkan untuk membantu kaum muslimin di sana.

Akhirnya, muslimah tersebut bermusyawarah dengan suaminya. Dengan berbagai pertimbangan diputuskanlah membatalkan memberi perabotan tersebut, dan segera menyumbangkan uangnya untuk saudara-saudaranya yang menderita bencana di belahan timur Indonesia.

Subhanallah, suatu tindakan dalam menerapkan bahwa sesama muslimin itu ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuh lainnya ikut merasakan sakitnya.

Ikuti update informasi dan programnya melalui:

Channel Telegram: https://t.me/pedulibencana
Official Website: https://pedulibencana.com
Twitter: @peduli_bencana
Email:info@pedulibencana.com

Contact Person:
▪+62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
▪+62 857-5736-6967 (Wil. Palu)
▪+62 812-2733-7626 (Wil. Palu)
▪+62 852-5973-8752 (Umum)

#pedulilombok
#pedulipalu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: