+62 852-5973-8752 info@pedulibencana.com

Tanpa Diduga, Gempa Itu Datang Tiba-Tiba

  • Home / Cerita Santri / Tanpa Diduga, Gempa…
Tanpa Diduga, Gempa Itu Datang Tiba-Tiba

Tanpa Diduga, Gempa Itu Datang Tiba-Tiba

Dalam banyak ayat maupun hadits, syariat ini telah mengingatkan umat manusia terhadap dosa dan pelanggaran. Bahwa dosa akan mendatangkan azab serta bencana. Yang lebih menakutkan lagi, saat bencana itu datang secara tiba-tiba dalam keadaan kita lalai atau bahkan hanyut dalam dosa.

Allah Ta’ala berfirman,

فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

“Maka masing-masing (mereka itu) Kami azab disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil, dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak menzalimi mereka, akan tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.” (QS. al-‘Ankabut: 40)

Baca Juga: Gempa Lagi

Dalam ayat lain, Allah mengingatkan:

{وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ (96) أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَائِمُونَ (97) أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ (98) أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ (99) }
96. “Jikalau penduduk kota-kota beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.”

97. “Maka apakah penduduk kota-kota itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?”

98. “Atau apakah penduduk kota-kota itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalah naik ketika mereka sedang bermain-main?”

99. “Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’raf: 96 – 99)

Baca Juga: Update Berita Santri Relawan Peduli Bencana

Kisah berikut adalah bukti nyatanya:

Gempa Dahsyat saat Salat Magrib

Warga Donggala sedang dalam berbagai aktivitas, ketika gempa terjadi dua pekan lalu. Seperti Pak Kasman, warga Desa Lolioge, Kabupaten Donggala itu, sedang salat magrib saat gempa datang.

Dia menceritakan saat rakaat ketiga, lantai masjid bergoyang. Sebagian jamaah memutus salat. Berhamburan keluar masjid. Mereka khawatir atap masjid roboh. Tapi ada juga yang tetap menyelesaikan salat, termasuk Pak Kasman. Usai salat, dia segera pulang ke rumah. Lantas ia melarikan keluarganya ke pegunungan terdekat. “Di sekitar Desa Lolige ini, sekitar seratus rumah rusak akibat gempa,” bebernya.

Baca Juga: Kisah Bayi Hilang

Sedang Asyik Renang di Laut, Gempa Datang

Menikmati waktu sore dengan berenang. Itulah yang dilakukan Adit (15). Remaja warga Desa Loli Saluran, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala itu, tak sadar bahaya mengintai. Di daratan gempa sedang terjadi. Adit masih asyik berenang. Ayahnya, Pak Ramdan, seketika datang dengan panik untuk mengingatkan agar segera naik ke daratan. Keluarga mereka menyelamatkan diri ke pegunungan. Sementara rumah tempat tinggal hancur. Rata dengan tanah. Pak Ramdan mengungkapkan di desanya 90 persen ruman hancur. Korban meninggal empat orang lansia.

Baca Juga: Cerita Pilu Antara Anak Dan Ibu

Tetangga Desa Loli Saluran, Desa Loli Pesua juga tak luput dari hantaman gempa. Menurut salah seorang warga, Pak Salim Cepi, dia sedang di belakang rumah saat gempa terasa menggetarkan tanah tempatnya berpijak. Segera dia mengajak keluarganya menyelamatkan diri ke dataran tinggi. Tak lama berselang, air laut menyapu bersih desa mereka, termasuk rumah tempat bernaung selama ini.

Semoga menjadi sebab baiknya warga dan bisa diambil hikmahnya.

kuti update informasi dan programnya melalui:

Channel Telegram: https://t.me/pedulibencana
Official Website: https://pedulibencana.com
Twitter: @peduli_bencana
Email: pedulibencana2018@gmail.com

Contact Person:
▪️+62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
▪️+62 857-5736-6967 (Wil. Palu)
▪️+62 812-2733-7626 (Wil. Palu)
▪️+62 852-5973-8752 (Umum)

#pedulilombok
#pedulipalu

 

Leave a Reply

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول الإلزامية مشار إليها بـ *

%d مدونون معجبون بهذه: